Law of equivalent exchange

Semua orang pasti ingin dimengerti, benar kan? Termasuk saya dan Anda. Tapi masalahnya tidak semua orang tahu bagaimana cara agar bisa dimengerti orang lain. Orang-orang yang sekarang dimengerti oleh banyak orang, saya yakin dulunya juga pernah tidak dimengerti.

Kalau Anda sekarang sedang tidak dimengerti oleh orang-orang di sekeliling Anda, tenang saja. Banyak yang pernah mengalami hal yang sama seperti Anda. Dan kalau mereka bisa berubah, mengapa Anda tidak?

Dalam ilmu Alchemist ada hukum dasar yang disebut Law of Equivalent Exchange, “Humankind cannot gain anything without first giving something in return.” Jika Anda mengharapkan sesuatu, anda harus mengorbankan suatu hal terlebih dahulu.

Jika ada orang yang mendapat pengertian dari banyak orang, banyak yang memperhatikan dia, menyukainya, menghargainya, menghormatinya, semua itu karena dia menyebabkannya, tidak terjadi begitu saja. Semua ada penyebabnya, oleh karena itu, jika Anda ingin dimengerti oleh orang-orang disekeliling Anda, Anda harus menyebabkan mereka mengerti. Bagaimana caranya?

Pahamilah terlebih dahulu! Kalau kita memahami orang lain, orang lain pasti juga akan memahami kita. Kehidupan mengajarkan kita untuk lebih dewasa, teman. Jika ingin dimengerti, mengertilah! Jika ingin dihargai, hargailah! Jika ingin dicintai, cintailah!

Adapun sebaliknya, jika kita terluka ketika tersakiti, maka jangan menyakiti. Jika terasa hampa ketika tertinggal sendiri, maka jangan meninggalkan. Jika terpukul ketika dikhianati, jangan pernah menghianati.

Itulah Equivalent exchange.

Menjadi tua itu hampir mendekati pasti, tapi kedewasaan hanya kau dapatkan jika hatimu lapang. Maafkan dan mengerti. Semoga Allah meridhoi!

  1. Satu respon untuk “Law of equivalent exchange”

  2. phiy berkata:
    July 11th, 2010 at 22:03

    kalo dalam ilmu Islam: in ahsantum ahsantum

Maaf komentarnya sudah ditutup.